| Menjadi Dewasa |
| 05.08.10 | 8 Comments |
Category: Pemikiran Saya
Judul ini selalu menjadi tema refleksi saya setiap tahun setiap hari bahkan setiap detik! Saya merasa proses menjadi manusia dewasa itu terjadi setiap saat dan tidak akan berhenti. Dan di tahun ini saya sudah menginjak usia yang tidak bisa disebut remaja atau anak kecil. Saat bertambahnya umur saya ini, saya berdoa dan memohon pada sang pencipta supaya saya menjadi manusia dewasa seutuhnya. Dimana saya selalu bersyukur dan sering berbenah diri.

Istilah menjadi dewasa sendiri sering menjadi pertanyaan pribadi saya. Bagaimana sih ciri orang dewasa itu atau bagaimana sih mencintai dengan cara dewasa? Pertanyaan ini selalu muncul kalau saya lagi bermasalah dengan sekitar saya atau lagi kangen sama pacar (ehem). Sebagai bahan pemikiran dan inspirasi saya nulis ini seperti biasa saya browsing kiri kanan, baca majalah cewek di rubrik relationship sampe nanya orang. Niat banget ya … tepatnya sih lebay hahaha. Tapi memang saya adalah orang yang senang menulis hasil olah pikir saya hahaha. Hasil olahraga ga mungkin, secara diet selalu gagal hahahaha. Disini saya mau berbagi aja apa yang saya maknai sebagai sebuah sikap dewasa, yang pasti bukan dari masalah usia tapi cara berpikir dan bersikap ^_^
Tingkat kedewasaan seseorang enggak selalu sesuai dengan usianya. Mereka yang lebih tua belum tentu lebih dewasa. Nah menurut sumber yang saya baca (http:kompas.com), ada beberapa aspek yang menjadi tolak ukur kedewasaan seseorang :


2. Emosional


