| SMI oh SMI |
| 05.06.10 | No Comments |
Category: Pemikiran Saya
Sri Mulyani Indrawati emang tokoh paling tenar abad ini di Indonesia. Pertama dia bikin tenar karena prestasinya di bidang ekonomi. Kedua kebijakan-kebijakan yang dia bikin ternyata mampu menyelamatkan ekonomi Indonesia. Ketiga di tenar karena dianggap terlibat dalam kasus Bank Century. Tapi yang paling tenar dibanding Sri Mulyani adalah kelakuan anggota DPR yang akhir-akhir ini hobi berantem dan walkout saat rapat. Saya tidak membenarkan Sri Mulyani tapi saya jelas tidak menyalahkan sikapnya. Yang saya sesalkan adalah sikap para politisi dan pejabat yang tidak bisa menemukan solusi yang baik dari kasus-kasus yang selama ini beredar. Bukannya fokus menyejahterakan masyarakat tetapi malah fokus melengserkan seseorang yang dianggap “kurang” bekerjasama dengan mereka.

Sedih sih SMI minggat keluar negeri tetapi saya sebagai wanita Indonesia sangaaattt bangga dengan prestasi ibu satu ini! Makin bangga setelah tahu betapa banyak prestasi yang dia buat sampai dunia pun menghargainya.
Berikut ini saya ambil dari http://kompas.com yang isinya berupa daftar penghargaan yang diberikan oleh media keuangan kepada SMI. Diantaranya untuk penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara seri IFR-0001 dan IFR-0002 yang diterbitkan pada bulan Agustus 2008. Kedua sukuk negara ini mendapat apresiasi internasional dengan meraih penghargaaan dari International Financial Review Asia/IFR-Asia, yakni sebagai Best Deal dan Best Indonesia Capital Markets Deal.
Kemudian Islamic Finance News sebagai Indonesia Deal of The Year 2008, serta International Financing Review sebagai Emerging Asia Bond. Sehari kemudian, pemerintah juga mendapatkan penghargaan dari Finance Asia untuk kategori Best Sovereign Bond of the Year atas penerbitan Obligasi Negara dalam valuta asing (global bond) bulan Juni 2008.
Pada 15 Januari 2009, Pemerintah juga menerima tiga perhargaan sekaligus atas global bond bulan Januari dan Juni 2008 dari media keuangan internasional, The Asset. Keren banget dah wanita satu ini ^_^
Nah yang bikin jengkel nih, sehari setelah SMI mundur para partai politik langsung mengajukan calon pengganti SMI. Saya bisa menyimpulkan seperti ini karena membaca beritanya. Ini beberapa kutipan berita yang saya baca.
PDIP Sarankan Pengganti Sri Mulyani dari Akademisi dari Metrotvnews.com tanggal 6 Mei 2010. Anggota DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menyarankan pengganti Sri Mulyani diambil dari kalangan akademisi. Contohnya, Iman Sugema, Agus Martowardojo atau Rizal Ramli
Kemudian dari http://detik.com, TK & Mahfud Jagokan Anggito Abimanyu Sebagai Pengganti Sri Mulyani dan PKS Nilai Agus Marto Juga Layak Gantikan Sri Mulyani.
Tetapi kalau ditanya tuh para anggota parpol ini selalu berkelit, bahwa pengunduran diri SMI jangan dikaitkan dengan alasan politis.

taken from inilah.com
Setelah SMI mengundurkan diri dan menjadi Managing Director World Bank, muncul juga komen-komen ga penting dari orang parpol juga. Seperti politisi PDIP Kwik Kian Gie yang bilang kalo tawaran WB itu intervensi asing! Dan ada seorang politisi Golkar Bambang Soesatyo yang bilang kalo kepergian SMI hanya untuk menyelamatkan diri dari kasus Century. Tetapi ada sinyal juga dari partai Golkar yang akan menutup kasus ini. Wew saya saja yang ga ngerti politik jadi geleng-geleng melihat ini semua.
Saya hanya merasa miris dan khawatir bagaimana seandainya semua orang yang pintar dan netral tidak nyaman tinggal di Indonesia hanya karena banyak yang sirik dan kemudian disingkirkan secara politik. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi. ^_^
No Comments so farLeave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>