my life as an ordinary girl who learn to be a real broadcaster…^_^
Woman On Top
04.08.10 | 2 Comments
Category: Pemikiran Saya

Kangennnya nulis di blog ini … soalnya lama sekali tidak punya waktu dan ide yang cukup untuk eksis kembali hahaha. Uda berapa bulan absen, kali ini balik lagi nge-blog dengan tema wanita! Bukan sembarang wanita, tapi tokoh-tokoh wanita dunia yang menurut saya pantas untuk dikagumi dan dijadikan inspirasi. Sebenarnya sih apa yang saya tulis disini merupakan sedikit info yang diambil dari program Insert Woman On Top yang tayang di radio tempat saya kerja. Saya pengen berbagi dengan publik saja. Enjoy  ^_^

1. Stephenie Meyer

Siapa sih yang tidak kenal dengan novel tetralogi Twilight?  Menurut saya dia adalah penulis tersukses setelah JK Rowling. Di balik sukses novel itu adalah seorang penulis wanita asal Amerika Serikat bernama Stephenie Meyer. Stephenie Meyer terlahir dengan nama Stephenie Morgan pada 24 Desember 1973. Ide menulis cerita Twilight sendiri berasal dari mimpinya yang diwujudkannya dalam bentuk novel. Awalnya ia menulis hanya untuk hobi saja, tetapi saudara perempuannya mendorongnya untuk menerbitkan tulisannya itu. Dan akhirnya, namanya mulai melambung setelah novel TWILIGHT miliknya menjadi populer. Novel ini  telah diterjemahkan hingga 37 bahasa dan telah terjual lebih dari 100 juta copy di seluruh dunia .

Read more..

Idola Cilik … Yang Muda Yang Berbakat
01.11.10 | 5 Comments
Category: Entertainment

Sebenarnya 2 orang yang bakal saya bahas disini hitungannya udah remaja ya. Tapi kalo dibandingin usianya sama saya … jelas mereka cilik hahaha. Walaupun masih sangat muda tapi saya sangaaaaat kagum dengan bakat mereka. Karena bakat mereka itulah … mereka tidak hanya dikagumi orang-orang seusianya … bahkan orang tua… mulai dari orang biasa sampe ga biasaaaa banget.

Tavi Gevinson

Tavi Gevinson

Baiklah kita kenalan dulu sama seorang cewek yang baru berusia 13 tahun asal Amerika Serikat. Namanya Tavi Gevinson. She’s just a girl. Dia hanyalah bocah biasa saja yang masih berkutat di sekolah. Tapi justru ia terkenal karena internet !!! How come? Berkat hobi ngeblog-nya … Tavi adalah salah satu fashionista termuda yang juga sangat berbakat dalam mengkritik mode bahkan jadi fashion stylist ! Read more..

Kaleidoskop 2009 (April)
01.03.10 | No Comments
Category: Kerjaan Saya

A. Indonesia / April 2009

1 April. Sekitar seribu anggota Forum Umat Islam kembali turun ke jalan menuntut pembubaran aliran Ahmadiyah. Bentrokan tak bisa dihindarkan saat polisi mencoba mencegah pengunjuk rasa memaksa membawa mobil pengeras suara masuk ke depan Istana Negara. Polisi pun mengamankan dua peserta aksi  yang dianggap sebagai provokator.

2 April. Sri Sultan Hamengku Buwono 10 merayakan ulang tahun ke-63.
Sejumlah acara digelar untuk memperingati ulang tahun Sultan di Pagelaran Keraton. GKR Pembayun akan menyelengarakan acara makan malam bersama dan pada puncak acara Sultan bersama 33 mahasiswa dari masing-masing Provinsi  melakukan peniupan lilin.

Read more..

Kaleidoskop 2009 (Maret)
12.22.09 | No Comments
Category: Kerjaan Saya

Dear readers ini kaleidoskop lanjutannya nih … selamat membaca ^_^

A. Indonesia / Maret 2009

4 Maret. Juara dunia tinju kelas bulu versi WBA / Chris John / berhasil mempertahankan gelarnya di Houston, Amerika Serikat . Chris berhasil membawa pulang sabuk juara untuk ke-11 kalinya / meski hanya bermain imbang atas rivalnya Rocky Juarez.

5 Maret. Kapal Motor Rimba III bertabrakan dengan kapal tongkang pengangkut pasir di perairan Pulau Damar, perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Dalam peristiwa ini 13 orang hilang sementara 13 lainnya selamat.

Read more..

Luna VS Infotainment
12.22.09 | 1 Comment
Category: Pemikiran Saya

Saya gemas sekali melihat berita-berita di media tentang mbak Luna Maya. Itu berita ga ada abisnya. Saya sendiri yang bekerja di media merasa kok pekerja infotainment ini makin lama makin “liar”. Tapi saya juga ga bisa menyalahkan sepenuhnya. Hanya saja saya juga mengerti mengapa Luna Maya bisa semarah itu ^_^

Saya mengikuti beritanya dari beberapa media baik cetak maupun online. dari detik.com saya jadi tahu kronologi kejadian yang bikin Luna Maya marah-marah. Ceritanya tuh Luna maya lagi nonton film Sang Pemimpi. Dan saat itu ia sedang bersama anaknya Ariel dan juga ayahnya Ariel. Saat itu ia juga sadar bakal jadi santapan infotainment, akhirnya dengan sikap profesionalnya dia akan melayani wawancara setelah menidurkan Allea di mobil. Sayangnya pekerja infotainment sepertinya tidak sabar bahkan terus mengejar Luna Maya hingga akhirnya kepala Allea yang tertidur terbentur sebuah kamera milik reporter infotainment. ga beberapa lama muncul komen dari twitter Luna Maya yang memaki infotainment lebih rendah dari pelacur ^_^

Saat berita ini muncul kalimat pertama yang muncul di benak saya adalah infotainment emang keterlaluan. Dan itu cukup menambah kegerahan saya soal tayangan infotainment yang makin ga mutu alias ngegosip. Klo berbicara media, saya mempertanyakan apakah infotainment ini layak disebut pencari berita atau bahasa kerennya wartawan. Jika memang tayangan infotainment adalah sebuah paket informasi kenapa hampir semua info yang ditayangkan tidak berdasarkan fakta, tapi berdasarkan desas desus yang dibesar-besarkan dan dibumbui, serta dibawakan dengan gaya ngejudge dan sedikit sindiran oleh sang presenter. Poin penting yang saya pegang sebagai jurnalis adalah kenetralan dan meliput berdasarkan fakta bukan opini dan kesimpulan pribadi. Tentunya setiap jurnalis juga pasti memegang teguh yang namanya etika jurnalistik. Seingat saya waktu training dengan Dewan Pers dulu, pekerja infotainment itu sendiri masih dikaji dan dipertimbangkan apakah mereka termasuk pers atau tidak. Dengan membawa microphone dan kamera dan mencari berita kemudian ditayangkan, tidak lantas  bisa disebut jurnalis. Saya juga sependapat dengan pernyataan seorang ahli yang dimuat di tempointeraktif.com.

Pengajar Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro Semarang Triyono Lukmantoro menyatakan para pekerja tayangan infotainment tidak layak disebut sebagai wartawan atau jurnalis. Selama ini pekerja infotainment hanya menonjolkan gosip-gosip tanpa didasari fakta sesungguhnya,” kata Triyono di Semarang, Senin (21/12). Bahkan, kata Triyono, selama ini pekerja media infotainment hanya cari-cari perkaradari para selebritis. Triyono memperkirakan selama ini para pekerja infotainment tidak paham dengan kode etik jurnalistik yang menjadi pegangan para wartawan dalam menjalankan tugasnya. Akibatnya, produk dari pemberitaan infotainment sangat buruk.

Read more..